Cara Meningkatkan Semangat Nulis di Blog

Hallo Blogger?

Gimana kabar blognya? Apakah kalian masih semangat untuk nulis di Blog? Atau jangan-jangan masih ada yang suka malas-malasan untuk nulis di blog? Hihihi :D

Oh iya, ngomong-ngomong soal nulis di Blog, di tulisan kali ini, gue ingin ngebahas soal “Cara Meningkatkan Semangat Nulis di Blog”


Ada beberapa blogger yang pernah gue temui, waktu itu mereka curhat soal mereka kurang konsisten dan suka malas-malasan untuk nulis di Blog. Menurut gue itu hal yang wajar sih, dan terkadang gue pun juga pernah merasakan hal seperti itu :D

Daripada kalian penasaran, mending langsung aja yuk kita mulai ke inti pembahasannya :

1. Buat Jadwal untuk Update Post di Blog

Menurut gue membuat jadwal itu penting, karena dengan adanya jadwal, akan membuat kita menjadi komitmen untuk menulis di Blog. Contohnya saja blog yang kalian baca saat ini, di Blog ini gue membuat jadwal untuk ngepost di Blog itu setiap Malam Minggu. Dengan cara seperti itu, ketika malam minggu tiba, gue seolah-olah selalu dikejar oleh yang namanya Deadline dan juga gue merasakan ada sesuatu yang kurang jika pada hari itu gue tidak update posting di Blog. Maka dari pada itu, yuk ah mulai dari sekarang bikin jadwal ngeblog, agar kalian selalu komitmen dan termotivasi untuk nulis di blog.

2. Piknik Nulis

Setuju kan, kalau yang namanya rekreasi pasti akan me-refresh kondisi, baik fisik ataupun psikis kita? Nah itu juga bisa kita lakukan dalam menulis di blog.

Sekali-sekali, ada bagusnya juga kalian coba untuk nulis Blog di luar rumah, sebulan sekali atau dua bulan sekali, seperti di kafe yang memiliki fasilitas free wifi sebagai tempat nongkrong, mayan kan sekalian donlot pilem juga, sekaligus melihat situasi di sekitar kalian, siapa tau disana kalian malah menemukan ide yang baru. Iya, kan? Tapiii perlu diingat, sesuaikan juga dengan situasi dan kondisi dompet kalian masing-masing ya, jika ga punya uang jangan di paksakan untuk nulis di kafe yang mewah :D hihihi

3. Cari Ide Nulis

Dan ini adalah point yang terakhir yaitu mencari ide nulis. Sebenarnya sih ide untuk menulis itu datangnya bisa dari mana saja dan kapan saja. Akan tetapi, meskipun demikian tak berarti kita hanya bisa menunggu ide tsb datang. Sama seperti halnya dengan jodoh, jodoh itu bukan untuk ditunggu tapi di cari #ehhkok hihihi.
Oke kembali lagi ke mencari ide untuk menulis, sebenarnya sih banyak tempat yang bisa dijadikan sebagai ladang ide untuk nulis di blog, ada beberapa tempat yang cocok untuk dijadikan sebagai ladang ide nulis di blog yaitu sebagai berikut :

Yang pertama, yaitu dari pengalaman pribadi. Pengalaman pribadi biasanya datang dari hal-hal kecil yang kita temui setiap hari dan hal tsb bisa kita jadikan sumber ide untuk menulis. Seperti ketika kalian mengunjungi tempat wisata yang baru, bertemu pacar lagi selingkuh dengan seseorang yang inspiratif dan lain sebagainya.

Yang kedua, yaitu dari Blogwalking, siapa sih yang ga kenal dengan Blogwalking? Blogwalking atau yang akrab disapa dengan BW yaitu kegiatan saling mengunjungi blog sesama blogger. Ada yang bilang bahwa BW merupakan ajang untuk saling bersilaturahmi dan blog bisa dikatakan juga sebagai platform sosial media, maka dari pada itu Blogwalking adalah wajib hukumnya bagi setiap blogger. Ketika Blogwalking, kita bisa menemukan artikel-artikel blog yang menarik dan dari artikel tsb bisa kita jadikan sebagai ladang ide untuk menulis. Tapi perlu diingat jangan sampai copas, karena copas hukumnya adalah haram bagi seorang blogger.

Dan yang terakhir, yaitu Perbanyak membaca, sebagai penulis, kita pasti sudah tau bahwa tak mungkin orang bisa menulis dengan baik tanpa membaca buku-buku yang bagus. Maka daripada itu, pilihlah dan bacalah buku yang sesuai dengan topik blog kalian. Misal, kalian memiliki blog tentang Travel, maka sebaiknya kalian membaca buku yang berkaitan dengan travel.

Sudah paham kan?

Oh iya, kalau gue secara pribadi sih, biasanya gue menemukan ide itu ketika gue sedang membawa kendaraan, gue melihat kondisi jalan sekitar sambil mengingat kejadian dulu yang menurut gue cukup unik untuk dijadikan bahan untuk nulis di blog.

Lalu mencari ide nulis blog versi kalian seperti apa?

**

Mungkin sampai disini pembahasan gue kali ini tentang “Cara Meningkan Semangat Nulis di Blog” Semoga bermanfaat untuk teman-teman blogger semua :)



****

#SADStory : Gagal Ijab Qobul

Hari yang gue tunggu-tunggu selama ini akhirnya tiba juga. Hari dimana gue akan menikahi seorang wanita. Dia adalah seorang wanita yang cantik dan juga baik. Dan juga dia adalah orang yang dulu pernah menyakiti hati gue dan sebentar lagi dia akan resmi menjadi istri gue. Nantinya dia yang akan selalu menemani hari-hari gue, yang dulunya gue pergi kemana-mana selalu sendiri, sekarang sudah ada yang menemani. Dan pastinya nanti ketika lagi ngumpul bersama keluarga besar, gue ga akan ditanya lagi soal “Kapan Nikah”
Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah dalam kehidupan gue, hari yang akan merubah status di KTP gue dari Jomblo Lajang menjadi Menikah.

Semua kebutuhan untuk acara resepsi pernikahan sudah gue persiapkan dari jauh-jauh hari, seperti panitia, konsumsi, dan juga gedung yang akan digunakan sebagai acara resepsi pernikahan gue dengan dirinya.

Surat undangan juga sudah gue sebarkan sejak 2 minggu lalu ke seluruh tamu undangan. Dan juga gue tak lupa untuk mengundang seluruh mantan pacar yang dulu pernah menyakiti hati gue dan kini saatnya gue ingin membuktikan kepada mereka bahwa gue bisa move on dari mereka #yeaah

Jujur pada saat hari H akad nikah tiba hati gue deg-deg kan banget, sampai-sampai di malam H-1 menjelang akad nikah gue ga bisa tidur semalaman. Banyak pertanyaan yang tiba-tiba muncul di pikiran gue.

“Gimana ya jika proses akad nikah berlangsung tiba-tiba gue jadi grogi”
“Gimana yaa… Gimana yaaa.. Gimana yaaa…Aaaaaaaaaaaaaa” *lalu mati*

Ketika hari H akad nikah tiba, gue bersama rombongan keluarga pergi menuju ke sebuah Masjid yang letaknya lumayan jauh dari rumah gue, dimana masjid tsb nantinya akan dijadikan sebagai tempat proses akad antara gue dengan si pujaan hati.

Sesampainya gue di masjid, gue sudah melihat seorang penghulu dan calon istri gue beserta rombongan keluarganya yang sedang duduk dan sudah tiba duluan daripada rombongan gue. Ketika gue melangkahkan kaki memasuki masjid, hati gue malah tambah deg-deg kan, ditambah lagi baju kemeja putih yang gue gunakan pada saat itu penuh dengan air keringat dingin.

Lalu gue mengambil posisi duduk tepat di samping calon istri gue.

“Aku deg-deg kan banget nih” bisik gue dengannya
“Udah kamu tenang aja, baca bismillah, aku yakin kamu pasti bisa kok” balasnya dengan bisikan manja.

Beberapa menit kemudian, proses ijab qobul pun dimulai, namun pada saat itu gue berusaha untuk tenang supaya nantinya gue ga grogi ketika mengucapkan qobul (pernyataan menerima).

Ilustrasi

Setelah ayah dari pujaan hati gue membacakan ijab dan sekarang giliran gue untuk mengucapkan Qobulnya, ketika gue mengucapkan Qobul gue tarik nafas lalu mengucapkan bismillah, tiba-tiba gue mendengar sebuah suara seorang perempuan yang tak asing lagi ditelinga gue.

“Robbyyyyyyy…. banguuuunn…. Sholat subuh dulu sana dan setelah selesai sholat lalu kamu anterin adek kamu ke sekolah” ujar mama gue.

Lalu gue pun terbangun dari tempat tidur dan ternyata semua itu hanyalah sebuah mimpi. Gue melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 06.00 WIB dan gue segera bergegas menuju ke kamar mandi untuk nangis di bawah pancuran air shower cuci muka dan mengambil air wudhu untuk sholat subuh, setelah selesai subuh gue memanaskan motor lalu mengantarkan adik perempuan gue pergi ke sekolahnya.

Selama diperjalanan, gue masih memikirkan mimpi yang gue alami tadi malam “Kenapa ya tadi gue mimpi seperti itu, mimpi dimana gue menikahi seorang wanita yang dulu pernah menyakiti hati gue” *sedikit curcol*

Pada siang harinya, gue ngumpul bersama kawan-kawan gue yang sudah dijanjikan di hari sebelumnya dan pada saat itu gue menceritakan kejadian mimpi yang gue alami tadi malam ke mereka.

“Waahh bi, jangan-jangan mimpi yang lo alami tadi malam itu bertanda bahwa lo belum bisa move on dari dia” ujar salah seorang dari mereka.
“Ahh masa? Jangan sampailah ” balas gue *sambil gigit jempol kaki*



****




CurhatanBlogger - BLOG = CINTA (feat. BloggerEnergy)

Eniwei...

Di tulisan kali ini, gue ingin ngomongin soal blog, yang gue rangkul dengan topik “Curhatan Blogger”. Curhatan Blogger adalah sebuah cerita yang berisi suka dan duka gue dalam bermain di dunia blog. Dan nantinya bakalan ada beberapa bagian cerita, yang tentunya akan gue tulis secara bertahap.


Ngomong-ngomong soal Blog, pertama kali gue kenal dengan Blog itu pada tahun 2012, dimana pada saat itu gue dikenalkan oleh seorang teman sekelas gue di esempe.  Sejak dikenalkan oleh dia, gue jadi mulai tertarik dengan yang namanya Blog.

Menurut gue, blog itu sama halnya dengan cinta, awalnya kita mengenal yang namanya Blog, setelah berkenalan dilanjutkan PDKT dengan cara mempelajari ilmu-ilmu dasar tentang Blog, setelah lama ber-PDKT lalu resmi berpacaran dengan membuat sebuah blog, kemudian diakhiri menikah dengan mengganti domain blog menjadi professional seperti domain .com.

Gue mengalami proses PDKT dengan blog itu cukup lama. Waktu itu gue mempelajari ilmu-ilmu dasar tentang blog dari berbagai sumber seperti mbah gugel dan juga buku panduan blog yang gue beli di Gramedia.
Pada tahun 2015 yang lalu, gue membuat sebuah blog yang bernama pernahdilupakan (dot) com (Sekarang Blognya sudah gue nonaktifkan, dan gue menghindari broken link di tulisan ini). Blog tsb berisi catatan keseharian hidup gue sebagai seorang jomblo dan juga 40% dari postingannya berisi artikel tips-tips yang gue copas dari mbah gugel *ampunin aim ya allah*

Setelah beberapa bulan ngeblog, gue pun dengan PeDenya mencoba untuk mengikuti sebuah lomba Blog Jurnalistik yang diadakan oleh sekolah lain dan pada saat itu gue dibimbing oleh seorang guru IT di sekolah.

Guru Pebimbing : “Apakah kamu yakin untuk mengikuti lomba ini?”
Gue : “Iya pak saya yakin”
Guru Pebimbing : “Emang sebelumnya kamu sudah memiliki sebuah blog?”
Gue : “Sudah pak, blog saya pernahdilupakan (dot) com *sambil promosi*”

*lalu berliau pun tertawa*

Gue : “Kok malah ketawa pak?”
Guru Pebimbing : “gimana saya ga ketawa, kamu itu kalau jomblo jangan ketara banget, nama blog kamu miris banget sama seperti orangnya, hahaha”
Gue : “……………”

Dan Alhamdulillah lomba Blog Jurnalistik yang gue ikuti bersama tim hanya berjalan setengah jalan. Sebab pada saat itu gue bersama tim lagi ada masalah dan kamipun memutuskan untuk tidak melanjutkan lomba tsb.

Beberapa bulan kemudian setelah lomba Blog Jurnalistik, hari makin hari gue jadi malas untuk menulis di blog karena saat itu tugas sekolah yang semakin banyak ditambah lagi les tambahan di sekolah untuk mempersiapkan UN 2016. Dan gue pun memutuskan untuk menonaktifkan blog pernahdilupakan (dot) com hingga sampai sekarang.

Setelah selesai UN di bulan April 2016 yang lalu, gue pun mencoba membuat sebuah blog baru (lagi), blog yang kalian baca saat ini.

Robbybie.com merupakan sebuah personal blog yang berisi postingan random dari seorang Manusia Setengah Jomblo. Gue memilih genre Blog Personal karena gue ingin berbagi cerita kepada kalian semua terhadap apa yang gue lihat dan yang gue rasakan selama gue hidup sebagai seorang jomblo manusia di dunia ini.

Kenapa harus Manusia Setengah Jomblo bang?

Kalau dijelasin sih panjang banget ya, bisa-bisa membuat kalian sampai muntah untuk membaca ceritanya. Tapi intinya gue mengangkat tema “Manusia Setengah Jomblo” di blog ini karena gue peduli kepada kalian para Jomblo yang tersebar di seluruh Nusantara, selain itu menurut gue Jomblo ini tak selamanya sendiri, ada saatnya Jomblo bisa berbahagia bersama orang yang ia sayangi *peluk kamu bantal*

Setelah sekarang gue aktif ngeblog selama 3 bulan lebih dan memasuki beberapa Komunitas Blogger, sekarang gue jadi tau sedikit-sedikit tentang ilmu Blog seperti Ilmu SEO, bahayanya Broken link (bisa kalian cari tau sendiri di mbah gugel) dan juga istilah Blog Walking.

Oh iya ngomong-ngomong soal Blog Walking, beberapa hari yang lalu gue sempat BW ke beberapa blog tetangga dan pada saat itu gue menemukan sebuah Banner Komunitas Blogger yang bernama Blogger Energy. Blogger Energy adalah salah satu Komunitas Blogger Personal terbesar di Indonesia.


Setelah stalking webnya, gue pun merasa tertarik untuk bergabung di Komunitas BE ini. Alasan gue untuk bergabung ke komunitas ini adalah gue ingin belajar banyak tentang Blog dari mereka (anggota BE) dan gue juga ingin berkenalan lebih dekat dengan anggotanya. Siapa tau salah satu dari mereka ada yang menjadi Jodoh.


**

Mungkin sampai disini saja Curhatan Blogger dari gue kali ini, see you di Curhatan Blogger selanjutnya… *kiss kiss ala syaaahhrini*



****

Berburu Pokemon di Rumah Mantan


Akhir-akhir ini games Pokemon GO lagi boomingnya dan banyak diperbincangkan oleh Netizen di Indonesia. Ada yang Pro dan ada juga Kontra dengan gamesnya.

Games Pokemon GO ini dulunya berawal dari sebuah film kartun Pokemon di era tahun 90an. Buat kalian yang hidup di tahun 90an, pasti kalian sendiri tau lah betapa populernya dulu film kartun Pokemon ini.

Dan pada tahun 2015, games Pokemon GO resmi di luncurkan oleh John Hanke, dimana dia adalah seorang karyawan Google, sekaligus creator dari Pokemon GO.

Sumber Gambar : detik.com

Di Indonesia sendiri, Games Pokemon GO belum di launching secara resmi dan masih dalam versi BETA. Ada kabar yang mengatakan bahwa rencananya Games Pokemon GO akan di blokir di Indonesia. Dan gue sendiri kurang yakin sih dengan kabar tsb, apalagi beberapa hari yang lalu gue melihat di berita tv bahwa Wakil Presiden RI yaitu Bapak Jusuf Kalla sangat mendukung dengan adanya Games Pokemon GO ini.

Menurut hasil pengamatan yang gue lihat di tv , mereka (pengguna Pokemon GO) menginstall games pokemon GO itu berawal dari rasa penasaran mereka dengan gamesnya karena banyaknya berita yang memperbincangkan seputar games Pokemon GO baik di media cetak maupun media elektronik. Setelah mereka nginstall gamesnya dan memainkannya, ada yang langsung kecanduan dan ada juga yang memutuskan untuk uninstall (menghapus) gamesnya.

Kalau gue sendiri sih, walaupun dulu gue termasuk salah satu pecinta film kartun Pokemon di masa kecil, akan tetapi gue memutuskan untuk tidak install games Pokemon GO. Ada beberapa hal yang membuat gue untuk tidak menginstal gamesnya yaitu :

Alasan Yang Pertama

Dulu ketika gue masih esempe, gue termasuk pecinta pacar orang games atau bisa dikatakan dulu itu gue seorang gamers, salah satunya yaitu games point blank, kalau kalian baca cerita gue yang Telinga Gw di Jewer di Warnet, pasti kalian tau sendiri ceritanya seperti apa. Waktu itu gue sampai lupa pelajaran di sekolah, lupa makan, sampai lupa pacaran. Dan ketika saat ini games pokemon lagi booming, gue gak mau hal yang sama terjadi lagi dan gue memutuskan untuk tidak install gamesnya.

Alasan Yang Kedua

Games Pokemon GO bermainnya menggunakan GPS, otomatis nantinya bakal menguras kuota internet yang banyak dong. Gue bukan orang kaya yang punya banyak uang untuk beli kuota, selain itu paket internet gue bukan unlimited, paket internet gue menggunakan kuota dan terbatas.

Alasan Yang Ketiga

Ketika gue memutuskan untuk nginstall games Pokemon GO, otomatis nantinya hari-hari gue bakal sibuk keliling kota untuk mencari jodoh pokemon. Dan pada saat itu, gue nyasar kerumah si Mayad (MAntan YAng Dulu) pernah tersakiti.

Lalu terjadilah sebuah drama antara diriku dan dirinya...

*Sedang asyik gadget di depan rumah si Mayad*

*lalu dia pun menghampiri gue*

Mayad : “Lo ngapain ke rumah gue?”
Gue : “Ini gue lagi nangkap pokemon nih, ternyata dirumah lo banyak pokemon juga ya” *sibuk sendiri dengan gadget*
Mayad : “Lo lebih baik pergi dari rumah gue atau lo gue teriakin maling, karena gue udah jijik banget liat muka lo”
Gue: “Ehh sabaaarr.. Sabaaarr.. Sabaarr.. bentar lagi gue pergi dari rumah lo setelah gue selesai nangkap pokemonnya”  *masih tetap sibuk sendiri dengan gadget*
*lalu dia pun berteriak*
Mayad : “Toloonggg.. Tolooongg.. Ada Maliiinggg… Maliiingg Pokemooonnn..Toloongg…”

*para warga sekitar pun berhamburan datang dan gebukin si maling pokemon*

**

Begitulah tulisan gue kali ini tentang Pokemon GO, kalau ada cerita pokemon GO versi lo, boleh share pengalaman lo di kolom komentar :D



****

GAGAL(lagi)

Ketika gue menulis tulisan ini, yang gue rasakan adalah BINGUNG. Bingung bukan karena bagaimana cara menangkap pokeman yang banyak, dimana saat ini games pokemon go lagi booming banget di Indonesia,  gue bingung karena setelah lulus dari SMA gue mau lanjut kemana.

Ya beberapa bulan yang lalu, gue baru saja lulus dari SMA. Sejak kecil gue memiliki cita-cita menjadi seorang Akpol. Ingin menjadi seorang akpol, gue terinspirasi dari adik alm.kakek gue dimana pada itu beliau adalah seorang seorang Akpol dan hingga saat ini beliau masih dinas di Jakarta.

Rencananya ketika gue sudah lulus dari SMA, gue ingin mendaftarkan diri menjadi seorang Akpol, akan tapi karena berat badan gue saat ini yang bisa dikatakan over weight, akhirnya gue memutuskan untuk daftar Akpol tahun depan, sambil membuang lemak yang ada di dalam badan gue sekitar 20 kilo lagi -_-

Dulu, ketika alm.kakek gue meninggal tepatnya satu tahun yang lalu, gue sempat bertemu dengan beliau (adik dari alm.kakek gue yang tadi) di kampung halaman gue di Padang. Ketika pulang dari pemakaman alm.kakek, pada saat itu gue satu mobil dengan beliau. Pada saat itu, nenek yang duduk disamping gue, bercerita kepada beliau bahwa tahun depan gue ingin masuk Akpol.

Tak lama kemudian kamipun sampai dirumah, ketika gue turun dari mobil, pada saat berjalan menuju ke rumah, beliau berjalan disamping gue lalu memegang pundak gue.

“Kalo kamu bener-bener mau masuk akpol, kamu fokus belajar di sekolah, cari nilai yang bagus dan kamu harus turunin berat badanmu menjadi ideal” ujar beliau

“Baik kakek” balas gue sambil menganggukkan kepala

Dan ternyata tahun ini gue gagal -.-

**

Setelah tahun ini gue gagal masuk Akpol, akhirnya gue mengambil jalan yang selanjutnya yaitu kuliah. Ketika sebelum UN, gue lulus seleksi tingkat sekolahan gue untuk bisa mendaftar ke universitas negeri melalui jalur undangan (SNMPTN). Pada saat itu gue ingin sekali untuk mengambil Informatika, alasan gue ingin berminat dengan fakultas informatika, karena gue mencintai dunia teknologi.

Namun semuanya tak seindah yang gue bayangkan, gue memiliki pemikiran yang berbeda dengan papa gue, dimana pada saat itu, papa gue menginginkan gue untuk masuk ke Fakultas Teknik Sipil, alasan papa gue ingin Teknik Sipil karena supaya setelah lulus dari kuliah nanti gue gampang untuk mendapatkan pekerjaan, sebab papa gue saat ini bekerja di Bina Marga (PU). Mau ga mau akhirnya gue menuruti saran dari papa gue, karena gue ga mau menjadi anak yang kualat dan gue memilih Fakultas Teknik Sipil di pilihan pertama di salah satu universitas negeri yang gue impikan selama ini.

Ketika pengumuman SNMPTN tiba, ternyata gue tidak lolos ke universitas negeri melalui jalur undangan. Pada saat itu gue sempat kaget, karena tidak percaya dengan hasil pengumuman SNMPTN.

Lalu gue berusaha untuk bangkit kembali, mungkin rezeki gue bukan di SNMPTN, siapa tau rezeki gue di SBMPTN (Seleksi masuk ke PTN melalui jalur test). Akhirnya gue mendaftar ke SBMPTN melalui jalur online dan memilih fakultas Teknik Sipil sebagai pilihannya.

Sebenarnya gue sama sekali tidak tertarik dengan Fakultas Teknik Sipil. Ingin rasanya gue ingin berbicara kepada papa gue dari hati ke hati mengenai gue tidak berminat dengan fakultas ini, namun gue takut jika gue jujur, yang ada beliau malah marah dan kecewa sama gue. Akhirnya sekali lagi mau ga mau gue lebih baik mengalah demi papa gue.

Setelah pengumuman SNMPTN, gue mendaftarkan diri SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan memilih Fakultas Teknik Sipil di pilihan pertama. Waktu itu test SBMPTN tinggal 30 hari lagi, dan pada saat itu gue belajar keras dari pagi sampai malam di dalam kamar supaya ketika hari H gue bisa menjawab soal-soal di test SBMPTN nanti.


Hari H test SBMPTN pun telah tiba, gue sempat deg deg kan dan merasakan cemas apakah gue bisa menjawab soal-soalnya. Test SBMPTN pun dimulai pada pukul 7 pagi dan berakhir pukul 11.45 WIB.

Beberapa jam kemudian, test SBMPTN pun sudah berakhir dan semua peserta mengumpulkan lembar jawaban dan keluar dari ruangan test. Saat itu gue merasakan deg deg kan yang tak karuan, karena gue memiliki kendala ketika menjawab soal SAINTEK dan soal TKPA Alhamdulillah gue bisa menjawabnya walaupun tidak semuanya karena waktu yang terbatas.

Pengumuman SBMPTN diumumkan sebulan kemudian, dan pada saat menunggu hasil test SBMPTN, gue tetap saja masih deg deg kan dengan hati yang belum bisa tenang.

**

Satu bulan sudah berlalu, dan tibalah saatnya pengumuman SBMPTN yang bertepatan dengan bulan puasa.

*jreeng jreeng jreeeng*

Pengumuman SBMPTN diumumkan pada jam 2 melalui website resminya serentak seluruh Indonesia.  Ketika jam 2 sudah tiba, server website SBMPTN mendadak menjadi full karena yang mengakses dari sabang sampai marauke, gue pun menjadi tambah deg deg kan dan sempat mengeluarkan keringat dingin. Dan ketika gue memasukan nomor peserta dan tanggal lahir gue ke website sbmptn, ternyata gue dinyatakan tidak lulus di seleksi SBMPTN.

Kecewa? Pasti. Nyesel? Iya banget..

Gue menyesal karena gue belajar SBMPTN baru 30 hari sedangkan saingan gue belajar untuk SBMPTN jauh-jauh hari sebelum UN.

Gue ga tau apa harus gue lakukan lagi, karena jujur pada saat itu gue bener-bener down banget karena perjuangan gue selama 30 hari ini tak membuahkan hasil yang sempurna.

Akhirnya gue pasrahkan saja semuanya dengan yang diatas yaitu Allah.

Saat ini, gue memiliki 3 pilihan, yang pertama yaitu ikut test masuk kuliah di universitas negeri melalui jalur yang selanjutnya yaitu jalur mandiri, dimana biaya masuknya lebih mahal daripada jalur SNMPTN dan SBMPTN. Pilihan kedua yaitu gue bekerja di salah satu perusahaan Jepang di Bekasi, dimana anak dari teman SMA mama gue yang kebetulan anaknya seumuran dengan gue dan sekarang anaknya bekerja disana. Dan pilihan ketiga yaitu gue nganggur selama satu tahun sambil mengurangi lemak di badan gue sebanyak 20 kilo untuk masuk Akpol tahun depan, dan juga sambil membuka bisnis online kecil-kecilan dirumah.

Namun papa menyuruh gue untuk tetap kuliah melalui jalur mandiri, di Fakultas Teknik Sipil. Akan tetapi gue sayang dengan biaya masuknya yang cukup mahal, karena zaman sekarang mencari uang itu susah. Selain itu gue juga tidak tertarik untuk masuk ke Fakultas Teknik Sipil lagi.

Akhirnya, beberapa hari yang lalu. Papa masuk ke kamar gue lalu mengajak gue untuk ngobrol di ruang tengah bersama mama.

Papa : “Jadi begini nak, kamu kan sekarang sudah besar, papa ingin bertanya sama kamu. Apakah kamu siap untuk kuliah di Fakultas Teknik Sipil?”
Gue : “Hmmm.. Sebenarnya engga pa, soalnya kan dari dulu aku memang tidak berminat ke Teknik Sipil”
Papa : “Lalu kamu mau masuk ke jurusan apa?”
Gue : “Sebenarnya aku mau masuk ke Fakultas Informatika pa”
Papa : “Sekarang papa mau tanya sama kamu, kalau kamu masuk ke Fakultas Informatika, setelah lulus kuliah nanti kamu mau kerja apa?”

*seketika hening karena gue ga tau dengan prospek kerja di Informatika*

Papa : “Begini aja, papa ingin suatu saat nanti anak-anak pada jadi orang semuanya. Kamu ga usah pikirin biaya masuk universitas, karena semua itu tanggung jawab papa. Papa ga maksain kamu untuk kuliah di Fakultas teknik sipil, kalau kamu benar-benar mau kuliah di Fakultas Informatika, coba kamu jelaskan ke papa, setelah kamu lulus kuliah nanti kamu akan kerja apa?”

*Jujur pada saat papa ngasih pertanyaan seperti itu, gue bingung mau menjawab apa, karena sekali lagi gue ga tau dengan prospek kerja lulusan Informatika*

Gue : “Begini saja pa, kasih aku kesempatan 1-2 hari untuk berpikir. Nanti aku akan kasih jawabannya ke Papa”
Papa : “Baiklah nak”

*Setelah itu beliau pergi kerja dan kami bertiga (gue,adik,dan mama) bersalaman dengan Papa*

Beberapa menit kemudian gue berpikir untuk memikirkan masa depan gue nanti bakal pergi kemana, akhirnya tanpa berpikir panjang, gue pun browsing di hp tentang prospek lulusan Informatika, ternyata diantara prospeknya, gue ga ada berminat sama sekali dengan kerjanya.

Akhirnya di hari selanjutnya, gue menghampiri papa yang sedang duduk bersama mama di ruang tengah.

“Pa, aku siap untuk masuk ke Fakultas teknik Sipil” ujar gue
“Apakah kamu benar-benar yakin?” Tanya beliau
“Iya pa, aku yakin” jawab gue

**

Jadi kesimpulannya setiap masalah itu pasti ada jalan keluarnya. Gue tau setiap orang tua pasti ingin yang terbaik untuk anak-anaknya agar suatu saat ini anak-anaknya nanti bisa menjadi orang sukses dan berguna untuk keluarganya dan bangsanya. Maka dari pada itu, komunikasi antara orang tua dengan anak itu penting banget, karena dengan komunikasi orang tua jadi tau apa yang diinginkan oleh anak-anaknya dan terbuka satu dengan yang lainnya.


****





Tips Menghadapi Lebaran Khusus 18 Tahun Keatas


Tak terasa, beberapa hari lagi Bulan Suci Ramadhan akan berakhir, artinya tak lama lagi juga seluruh umat muslim dan muslimin di dunia akan kedatangan hari kemenangan yaitu hari Raya Idul Fitri.

Ketika lebaran tiba biasanya di identik dengan uang THR (Tunjangan Hari Raya) dan juga semuanya serba baru seperti pakaian baru, sepatu baru, gadget baru  ataupun dapat gebetan baru (jika beruntung)

Berhubungan sebentar lagi mau lebaran, jadi gue ingin sekedar berbagi kasih tips-tips untuk kalian dalam menghadapi hari raya Lebaran khususnya buat kalian yang sudah berumur 18 tahun keatas.

Kenapa ditujukan untuk yang sudah berumur 18 tahun keatas? Nanti lo bakalan tau sendiri dengan jawabannya.

Daripada lo penasaran, mending langsung aja kita bahas satu persatu dari tips-tipsnya.

cekidoottt…

Tips yang Pertama

Ketika hari Lebaran Idul Fitri tiba itu biasanya di identik dengan uang THR (Tunjangan Hari Raya). Jadi begini, dulu ketika kita masih kecil, biasanya pada saat hari lebaran tiba itu uang THR kita banyak banget, entah itu dapatnya dari kedua orang, dari saudara, ataupun dari tetangga sekitar rumah. Seiring bertambahnya umur itu juga akan mempengaruhi jumlah uang THR yang kita dapat. Dimana waktu kecil uang THR yg di dapati itu banyak dan ketika udah gede uang THR-nya itu lama-kelamaan menjadi berkurang.

Sumber Gambar : update.ahloo.com

*ketika hari lebaran tiba dan salah satu saudara lo lagi bagi-bagi uang THR*

“tantee, uang THR aku mana? *sedikit maksa dengan muka yang unyu-unyu*
“Duuhh.. kamu itu udah gede loh, masa iya sih minta uang THR segala, emang kamu mau berapa? Emang kamu ga malu sama adek-adek kamu yang lain?”

*lalu nangis darah*

Maka daripada itu, ketika usia kita sudah menginjak 18 tahun keatas, lebih baik jangan terlalu berharap untuk mendapatkan uang THR yang banyak. Karena terlalu berharap itu akan timbul rasa kekecewaan dan rasanya itu nyesek banget sama halnya dengan cinta *curhat*

*lalu hening*

Tips yang Kedua

Sumber Gambar : fahmisme.wordpress.com

Usahakan ketika hari Lebaran tiba, penampilan lo se-maksimal mungkin. Kan semuanya sudah serba baru kan? . Siapa tau ketika lo pulang dari Sholat Idul Fitri ataupun lagi silaturahmi bersama tetangga ataupun dengan saudara lo, disana lo akan bertemu dengan jodoh lo, karena datangnya jodoh, manusia tidak ada yang tau (sekali lagi, jika beruntung)

Tips yang Ketiga

Biasanya ketika kita lagi ngumpul bersama keluarga besar di hari Lebaran, kadang ada salah satu orang dari mereka yang iseng ngasih sebuah pertanyaan, dan menurut gue pertanyaan itu bagaikan sebuah uji nyali.

“Kapan kamu nikah?” Atau “Siapa pacar kamu sekarang?”

Mungkin kalau yang sudah memiliki pasangan, dia akan santai saja untuk menjawab pertanyaannya. Namun beda lagi dengan buat kami para jomblo yang belum memiliki pasangan. Seperti yang sudah gue sebutkan sebelumnya, pertanyaannya itu bagaikan sebuah uji nyali. Dan hampir setiap lebaran, gue pun juga pernah merasakannya ketika lagi ngumpul bersama keluarga besar gue.

Tapi tenang, ada 2 tips yang menurut gue itu ampuh banget untuk menjawab pertanyaan uji nyali tsb. Yang pertama, lo bisa saja menjawab pertanyaan tsb dengan berbohong (kalau lo ga takut dengan dosa) serta lo kasih bukti ke mereka berupa foto cewek cantik (jika lo cowok) ataupun sebaliknya. Foto cewek cantik tsb bisa lo dapatkan dari foto kontak kawan2 lo yang menurut lo okelah untuk dilihat, seperti dari kontak bbm, line, pesbuk, ig, ataupun yang lainnya. Tapi please jangan lo ambil fotonya dari mbah gugel, kadang foto dari mbah gugel bisa saja pasaran atau kebanyakan fotonya dari para artis yang sudah terkenal. Oh iya, pastikan juga foto cewek cantik yang tadi sudah lo simpen di gadget lo sebelum lo ngumpul bersama keluarga besar lo. Dan yang terakhir, lo pura-pura mati di depan mereka. Siapa tau dengan lo pura-pura mati di depan mereka, mereka akan merasa iba dengan lo dan tidak mau memberikan pertanyaan uji nyali tsb.

Sumber Gambar : youtube.com

Mungkin segitu aja Tips dari gue untuk menghadapi hari raya lebaran, semoga bermanfaat khususnya buat lo yang masih jomblo belum memiliki pasangan :D


****